Hotel Agora

Gak terasa, udah tahun baru lagi. Padahal jalan-jalannya udah berbulan-bulan yang lalu, tapi sharing-nya gak selesai-selesai, hihihi :D. Oke, postingan kali ini guw mau share pengalaman tentang hotel tempat menginap selama di Malaysia. Semoga bermanfaat buat kalian yang mungkin mempertimbangkan untuk menginap di tempat yang sama seperti kami ini.

Guw menginap di Agora Hotel yang berlokasi di Bukit Bintang, Malaysia. Kesan pertama sampai di hotel ini adalah… sulit dideskripsikan 😀 Waktu sampai di hotel ini, guw gak langsung menyadari kalau itu adalah hotel yang kami tuju sebelum perempuan yang kami tanya menunjuk pintu masuk hotel yang persis ada disamping kami. Ternyata dia adalah resepsionis di hotel itu.

Sejujurnya hotel ini gak bagus-bagus amat. So, guw pribadi gak akan merekomendasikannya bagi kalian yang mau menginap di tempat yang nyaman dan dalam waktu yang cukup lama. Satu-satunya kelebihan hotel ini adalah lokasinya. Hotel ini dekat dengan Pavilion mall, mono rail station, McDonald’s, 7 eleven, money exchange, dan food street. Oh, hotel ini juga deket sama pub. Jadi mungkin kalian yang suka menikmati hiburan malam, bisa deh mampir disekitar hotel ini.

Kelebihan lainnya mungkin hanya sinyal WiFi yang stabil. Really, I couldn’t find any other good things about this hotel.

Let’s check out the lack list of this hotel. Pertama, elevator yang tersedia untuk tamu hanya 1 dan sangat kecil dengan kapasitas maksimum 6-7 orang (sepertinya). Kalau kamu dapat kamar di lantai 2, pasti langsung diarahkan buat naik tangga. Selain itu letak kamarnya sendiri bisa dibilang aneh dan tidak bersahabat. Gue sendiri dapat kamar di lantai 2 dengan akses yang cukup membingungkan karena harus melewati ruang room services yang tidak tertutup juga dan saat itu sedang ada pekerjanya yang menyetrika pakaian laundry.

Keduafasilitas hotel. Kamarnya cukup besar, kasurnya juga cukup nyaman dengan selimut ala-ala villa di puncak. Satu hal yang perlu diperhatiin adalah kamar mandinya. Kamar mandinya kecil banget! Buat satu orang masuk aja susah, ruang geraknya sangat terbatas walau hanya untuk singing in the shower (baca: mandi). Satu lagi, airnya juga kurang bersih, handuknya pun sedikit bau apek.

Ketiga, sebenarnya ini bukan salah si hotel sih, lebih kepada ketidakberuntungan gue and the girls yang bermalam di tanggal tersebut. Jadi, pada saat itu sedang ada proyek pembangunan MRT, dan lokasi pengerjaan proyeknya persis banget di depan hotel. Alhasil, saat malam hari tiba, udah suara bising karena riuh gaduhnya pub yang ada disekitar hotel, ditambah bunyi peralatan kerja pembangunan MRT. Lengkap guys rangkaian alasan kami gak bisa tidur.

Keempat, sesungguhnya ini yang agak bikin gue kurang nyaman among all of those previous lacks. Karena hotel ini deket dari tempat hiburan malam, hotel ini jadi pilihan hotel untuk  one night stand. Jadi, jangan kaget kalau malam-malam balik ke hotel habis kulineran ketemu banyak pasangan sedikit mabuk atau tampak mesra di lift. Senyumin aja 🙂

Anyway, kalau kalian terpikir untuk early check-in, kalian harus siap dikenakan charge sekitar IDR 300.000,-. Dan, kalau password wifi yang diberikan saat check-in hilang, pastiin kalian udah bayar biaya early check-in-nya. Karena kalau belum password wifi-nya gak akan dikasih.

That’s a wrap for hotel review guys. Hope you all enjoy it, and.. Happy holiday lads!

*Maaf banget gak ada foto dari hotel ini yang bisa di-share, karena gue udah males banget sama kondisi real kamarnya. So, langsung aja cek link yang ada di artikel ya. Thank you!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s